Di Mulakan Dengan

Di Mulakan Dengan

Surah An-Nur ayat 35

Surah An-Nur ayat 35
Amalkanlah ayat ini..insyaAllah urusan seharian dipermudahkan Allah

Sunday, September 27, 2009

Pada Teman-Teman

Temanku...
jangan cinta kerana dia lelaki..
kelak kita akan membenci..
jika dia bukan lelaki yang dicari..
hanya pandai menabur janji..

Temanku...
jangan dirindu pada paras rupa..
kelak kita akan terseksa..
jika dia tidak sebaik rupanya..
senyumnya manis tipu belaka..

Temanku...
jangan disayang kerana berharta..
kelak kita hidup menderita..
jika hartanya habis dibelanja..
sukarnya hidup miskin dan papa..

Temanku...
jangan dikasih kerana dipuji..
kelak kita menagih janji..
jika rupa berkedut dimamah hari..
hilang sudah puji memuji..

Temanku...
jangan dicari seorang kekasih..
kelak kita akan disisih..
jika kasih luntur bersih..
menangislah diri hidup bersedih..

Temanku...
jangan disambut salam rindu..
kelak kita menahan sendu..
jika rindu tak dapat disatu..
dimanakah akan kita mengadu..

Temanku...
jangan dilayan seorang teman..
kelak hidup menjadi ancaman..
jika teman tidak beriman..
dibakar api dihari kemudian..

Temanku...
wahai sahabat wahai teman..
carilah dia kerana Tuhan..
untuk menambah ceteknya iman..
bekalan diri hidup berteman..

Temanku...
wahai sahabat wahai teman..
cintailah dia kerana beriman..
dijadikan Tuhan sebagai pasangan..
baik buruk ketentuan Tuhan..

Temanku...
wahai sahabat wahai teman..
terimalah dia penuh keikhlasan..
andai buruk anggaplah dugaan..
andai baik pujilah Tuhan..

Temanku...
wahai sahabat wahai teman..
ingatlah akan janji Tuhan..
isteri yang baik besar balasan..
suami penyabar itulah kemenangan..

Wednesday, September 23, 2009

Dosa Yg Lebih Besar Dari Berzina.....

Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-hayung. Pakaianya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam dukacita yang mencekam.

Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang telah meroyak hidupnya.

Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan uluk salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa a.s. terkejut."Saya takut mengatakannya. "jawab wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa.

Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya... telah berzina". Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun...lantas hamil. Setelah anak itu lahir,langsung saya... cekik lehernya sampai... mati," ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya. Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik, "Perempuan bejad, pergi kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!"... teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata kerana jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa.. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mahu dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya.

Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya,"Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya? " Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?" "! Ada!" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran."Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Bererti ia seakan-akan
menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh bererti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu ada, di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.

Dalam hadis Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan solat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah. Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan solat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah lapan puluh
tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari diakhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.

Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadis Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqomah.

Friday, September 18, 2009

Selamat Menyambut Eidul Fitri yg bakal menjelma.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Selamat menjalani ibadah puasa yg tinggal hanya beberapa hari, dua, atau 3 hari lagi.
Mudah2an Ramadhan kita pada kali ini lebih baik drpd Ramadhan yg lepas, InsyaAlllah.
Sudah lumrah kehidupan, setiap pertemuan akan ada perpisahan, Kita bertemu dgn Ramadhan, dan kini hampir tiba masa untuk berpisah, walau sedih, walau sayu, walau berat rasanya hati utk meninggalkan Ramadhan, namun, ia tetap akan berlalu...

Perginya Ramadhan di ganti oleh Allah S.W.T dgn kehadiran Eidul Fitri untuk menggembirakan umat Islam yg berpuasa, bg yg tidak berpuasa, tiada makna Eidul Fitri atau hari2 biasa, bg mereka sama sahaja... Puasa atau tidak, Raya atau tidak, tidak ada bezanya bg mereka,....

Di kesempatan ini, Hamba memohon sejuta kemaafan drpd semua yg mengenali diri ini, adai punya kesalahan, dan semestinya ada kesalahan yg hamba lakukan samada sengaja mahupun tidak disengajakan... Setiap kesalahan yg d lakukan menurut hawa nafsu semata.

Pada Ibu terutamanya, maafkanlah kesalahan anakmu ini yg seringkali membuat hatimu terguris, walau selalu x sependapat, namun kaulah Ibu yg terbaik untukku..
Kepada abg2, kakak2, anak2 buah, anak2 sayur,hehehe...
Maafkanlah kesalahanku ini, Semoga dengan kehadiran Syawal ini akan mengeratkan hubungan Silatulrahmi antara kita sekeluarga... Moga2 hubungan kekeluargaan akan erat seeratnya.... Ya Allah, kurniakanlah keberkatan hidup dlm diri dan keluarga kami Ya Allah...
Kepada kwn2 yg selalu saja kite bertekak, bergurau senda yg melewah...
Selalu sahaja daku mengguris hati kalian.. Seribu kemaafan ku pohon sempena hari yg mulia akan menjelma. Walau kita tidak bertemu dengan sekian lama, namun kalian semua tetap dlm ingatan, suka duka yg telah kita lalui bersama...


Akhir kata Selamat Menyambut Eidul Fitri yg bakal tiba kepada semua..
Selamat Hari Raya Eidul Fitri,
Maaf Zahir dan Batin dr diri yg sering kali melakukan kesalahan..

Wednesday, September 16, 2009

ANDAI INI RAMADHAN YANG TERAKHIR

Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir.. tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu.. mendayu..merayu...kepada- NYA Tuhan yang satu.. andai kau tahu ini Ramadhan terakhir.. tentu sholatmu kau kerjakan di awal waktu.. sholat yang dikerjakan...sungguh khusyuk lagi tawadhu'.. tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri.. menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janj.. "innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin" .. sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku... kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam

andai kau tahu ini Ramadhan terakhir.. tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu.. setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja.. di setiap kesempatan juga masa yang terluang.. alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan

andai kau tahu ini Ramadhan terakhir.. tentu malammu engkau sibukkan dengan bertarawih...berqiamullail...bertahajjud... mengadu...merintih...meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU.. tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU"

andai kau tahu ini Ramadhan terakhir.. tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang .. mari kita meriahkan Ramadhan.. kita buru...kita cari...suatu malam idaman yang lebih baik dari seribu bulan

andai kau tahu ini Ramadhan terakhir.. tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir mempersiap diri...rohani dan jasmani.. menanti-nanti jemputan Izrail.. di kiri dan kana...lorong-lorong redha Ar-Rahman

Duhai Ilahi.... andai ini Ramadhan terakhir buat kami.. jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri... menerangi kegelapan hati kami.. menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi.. semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti

Namun teman... tak akan ada manusia yang bakal mengetahui.. apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya.. yang mampu bagi seorang hamba itu.. hanyalah berusaha...bersedia ...meminta belas-NYA

wahai tuhan ku tak layak kesyurgamu... namun tak pula aku sanggup ke Nerakamu...
kami lah hamba yang mengharap belas darimu "ya Al lah jadikan lah kami hamba2 mu yang bertaqwa.. ampunkan dosa2 kami kedua ibubapa kami.dosa semua umat2 islam yang masih hidup mahupun yang telah meninggal dunia" Amin.... andai benar ini Ramadhan terakhir
MAAFKAN SEMUA KESALAHAN YANG PERNAH DI LAKUKAN

Tuesday, September 15, 2009

Lawak santai...

SAPE HEBAT
Man : Bapa aku hebat. Dia polis. Semua orang takut ngan dia.
Ali : Eleh, bapa aku lagi terer. Kalau dia suruh orang tunduk, mesti orang tu tunduk.
Man : Wow! Bapa kau keja apa?
Ali : Tukang gunting rambut.

KELAS BI
Ayah : Apasal B.I kamu nie asyik dapat kosong jer...! Apasal hah?
Anak : Eh, ayah! Tu bukan kosong. Tadi cikgu adik dah kasi bintang banyakkat bebudak lain. Ada dapat 5 bintang la, 4 bintang la. Bila turn adikjer, bintang dah abis. Sebab tu cikgu bagi kat adik bulan.

SUDU
Doktor : Encik kena ambil 3 sudu ubat ni setiap hari.
Pesakit : Eh! tak boleh la doktor.
Doktor : Kenapa?
Pesakit : Rumah saya ada dua sudu jer.

MAYAT
Cikgu : Hasan,sambungkan 2 ayat ini menjadi satu. 'Ali menaiki
basikal ke sekolah. Ali ternampak mayat.'
Hasan : Ali ternampak mayat menaiki basikal ke sekolah.

TIRU
Cikgu : Encik,anak awak didapati meniru Ali dalam exam.
Bapa : Apa bukti awak?
Cikgu : Encik tengok soalan nombor 4 nie. Siapakah menemui Pulau Pinang?Seman tulis "Saya tak tahu"dan anak encik tulis "Kalau engkautak tahu, aku lagi la tak tahu".

DOKTOR
Suatu petang datang seorang lelaki berumur ke kelinik ENT , kerana telinganyadi masuki biji kacang hijau semasa dia membeli barang dapur di pasar.
Doktor : "Selamat petang..."
Pesakit : "Selamat petang Doktor!"
Doktor : " Ada masaalah apa .....?"
Pesakit : "Telinga saya dimasuki biji kacang hijau, Doktor..."
Doktor : "Biar saya periksa telinga anda!"
setelah diperiksa... .
Doktor : " Ada2 cara untuk mengeluarkan biji tersebut..."
Pesakit : "Apa caranya doktor?"
Doktor : "Pembedahan kecil kosnya 2 ribu ringgit dan pilihan kedua
pula percuma..."
Pesakit : "Mahal sangat Doktor, kalau yang percuma bagaimana?"
Doktor : "Yang percuma kena sabar..."
Pesakit : "Baik, saya sabar, dan bagaimana caranya...?"
Doktor : "Anda sirami telinga anda 2 kali sehari dan nanti jika
sudah jadi tauge' anda tinggal tarik keluar."
Pesakit : "Huh

Sunday, September 13, 2009

Renung2kanlah

Beberapa panduan Imam Al- Ghazali supaya kita tidak bersifat sombong dan angkuh

1. Jika berjumpa dengan kanak-kanak, anggaplah kanak-kanak itu lebih mulia daripada kita, kerana kanak-kanak ini belum banyak melakukan dosa daripada kita.



2. Apabila bertemu dengan orang tua, anggaplah dia lebih mulia daripada kita kerana dia sudah lama beribadat.

3. Jika berjumpa dengan orang alim, anggaplah dia lebih mulia daripada kita kerana banyak ilmu yang telah mereka pelajari dan ketahui.



4. Apabila melihat orang jahil, anggaplah mereka lebih mulia daripada kita kerana mereka membuat dosa dalam kejahilan, sedangkan kita membuat dosa dalam keadaan mengetahui..

5. Jika melihat orang jahat, jangan anggap kita lebih mulia kerana mungkin satu hari nanti dia akan insaf dan bertauba

Thursday, September 10, 2009

Beruang Kutub lenyap, Manusia BAHAYA!!!

Beruang kutub lenyap, manusia dlm bahaya!

Itulah mesej yg jelas apabila ais laut yg menjadi habitat haiwan itu semakin mencair akibat pemanasan global. Pengecilan saiz akan mengancam habitat dan makanan haiwan berkenaan.

Beruang kutub adalah haiwan unik yg boleh berenang 100KM tanpa henti.
Pusat kajian Geologi Amerika Syarikat melaporkan, 2/3 drpd populasi beruang kutub kira2 16000 ekor mungkin lenyap menjelang 2050 akibat fenomena pemanasan Global.
Kajian sains terbaru dengan data2 terbaru termasuk imej menerusi satelit menjangkakan ais kutub utara akan lenyap antara 20-30 tahun lagi akibat pemanasan global yang tidak terkawal. Dengan lenyapnya ais di kutub utara, manusia boleh pergi ke kutub utara tanpa halangan ais seperti sekarang dan seperti melancong kemana sahaja. Tiada lagi beruang kutub dan anjing laut menunggu kehadiran manusia.
Tp manusia mesti ingat Beruang kutub lenyap, manusia dalam Bahaya.Malapetaka besar bakal terjadi.

Gandhi pernah berpesan : "kita bukan mewarisi bumi ini dr nenek moyang kita, tetapi kita meminjamnya dr anak cucu kita. Maka menjadi satu dosa jika kita terus mengabaikan tanggungjawab ini semata demi kepentingan sendiri. Ingatlah jika alam bosan dengan manusia, tidak ade apa yg dpt menghalangnya menunjukkan kemarahannya".